BANYUWANGI — Terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, MTsN 8 Banyuwangi menerapkan sistem presensi digital berbasis QR Code bagi peserta didik. Melalui sistem ini, siswa melakukan presensi setiap pagi saat tiba di madrasah dengan memindai QR Code yang tertera pada kartu identitas pelajar.
Penerapan presensi digital ini menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi dalam mendukung layanan administrasi madrasah. Dengan menggunakan kartu pelajar yang dilengkapi QR Code, proses pencatatan kehadiran siswa dapat dilakukan secara praktis dan terintegrasi dengan sistem yang digunakan madrasah.
Presensi Digital, Awali Hari dengan Lebih Tertib
Setiap pagi, siswa yang tiba di MTsN 8 Banyuwangi melakukan presensi melalui perangkat pemindai yang telah disediakan. Siswa cukup menunjukkan kartu pelajar dan memindai QR Code untuk mencatat kehadirannya.
Pembiasaan ini menjadi bagian dari rutinitas kedatangan siswa sekaligus mendukung ketertiban administrasi kehadiran. Siswa juga dibiasakan untuk menjaga kartu identitas dan mengikuti prosedur presensi dengan disiplin serta penuh tanggung jawab.
Dari Pengenalan Wajah ke QR Code
Sebelumnya, MTsN 8 Banyuwangi telah menggunakan sistem presensi digital berbasis face recognition atau pengenalan wajah. Kini, seiring dengan penggunaan layanan dari penyedia sistem yang berbeda, mekanisme presensi siswa menggunakan QR Code pada kartu pelajar.
Kedua metode tersebut merupakan bentuk pemanfaatan teknologi digital dengan mekanisme yang berbeda. Penerapan sistem QR Code saat ini menjadi bagian dari pelaksanaan layanan presensi harian di lingkungan madrasah.
Perubahan mekanisme tersebut tidak mengubah tujuan utama presensi, yaitu mendukung pencatatan kehadiran siswa secara tertib serta membantu pelaksanaan administrasi madrasah.
Teknologi Berjalan, Karakter Tetap Menjadi Prioritas
Pemanfaatan teknologi dalam presensi juga menjadi kesempatan untuk membangun kebiasaan positif di kalangan peserta didik. Kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap tata tertib, dan tanggung jawab dalam melakukan presensi merupakan nilai-nilai yang perlu diterapkan secara konsisten.
Digitalisasi layanan madrasah bukan hanya tentang penggunaan perangkat dan sistem, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan secara efektif.
Melalui penerapan presensi digital berbasis QR Code, MTsN 8 Banyuwangi terus beradaptasi dengan kebutuhan layanan madrasah dan perkembangan teknologi. Upaya ini sejalan dengan komitmen madrasah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, membentuk karakter Islami, serta menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman.
MTsN 8 Banyuwangi — Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia.
Kanal publikasi resmi kegiatan akademik, riset, keagamaan, dan prestasi civitas akademika MTsN 8 Banyuwangi di bawah binaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Lihat semua warta dari redaksi ini arrow_forward