BANYUWANGI — Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab, MTsN 8 Banyuwangi menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) Tahun 2026 bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), Dewan Galang (DG), dan Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 30–31 Oktober 2026, bertempat di DesaKu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.
Kegiatan LDKS secara resmi dibuka dan dilantik oleh Kepala MTsN 8 Banyuwangi, Drs. Anwaruddin, M.Pd.I. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan organisasi kesiswaan sekaligus upaya madrasah dalam mempersiapkan kader-kader pemimpin muda yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian.
Melalui kegiatan LDKS, para peserta mendapatkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan organisasi, tetapi juga penguatan karakter dan keterampilan kepemimpinan. Kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan berkomunikasi menjadi nilai-nilai penting yang ditanamkan selama kegiatan berlangsung.
Keikutsertaan pengurus OSIM, Dewan Galang, dan PMR dalam kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan ant organisasi. Setiap organisasi memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mendukung berbagai kegiatan madrasah. Oleh karena itu, kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, dan membangun komunikasi yang baik menjadi bekal penting bagi para peserta.
Suasana kebersamaan, kekompakan, dan semangat belajar mewarnai pelaksanaan LDKS 2026. Melalui berbagai aktivitas pembinaan, peserta didorong untuk mengenali potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, serta memahami bahwa kepemimpinan bukan sekadar tentang kedudukan, melainkan juga tentang keteladanan, tanggung jawab, dan kemampuan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
MTsN 8 Banyuwangi berharap kegiatan ini mampu melahirkan kader-kader pemimpin muda yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreatif, mandiri, dan berakhlak mulia. Pengalaman selama mengikuti LDKS diharapkan dapat diterapkan dalam menjalankan tugas organisasi serta kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, MTsN 8 Banyuwangi terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan peserta didik sebagai bekal menghadapi masa depan.
MTsN 8 Banyuwangi — Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia.
Kanal publikasi resmi kegiatan akademik, riset, keagamaan, dan prestasi civitas akademika MTsN 8 Banyuwangi di bawah binaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
Lihat semua warta dari redaksi ini arrow_forward